Sabtu, 10 Juni 2017

ANTARA JABATAN DAN ILMU

ANTARA JABATAN DAN ILMU

Sistem pemerintahan sejatinya sudah ada pada masa-masa terdahulu, di dalamnya terkonsep istilah strukturalisasi, yang isinya adalah urutan posisi jabatan secara vertikal dari mulai bawahan sampai atasan.
Terlebih masa sekarang ini sistem pemerintahan sudah sedemikian rupa telah dijalankan dengan berbagai bentuknya, berbentuk demokrasi ataupun kerajaan.
Dalam prakteknya proses strukturisasi itu dijalankan bagaimana seorang atasan dan bawahan bahu membahu membangun sinergi dalam pekerjaannya; bekerja sama, bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja atas nama agama.

Jika bekerja atas nama agama pastilah yang menjadi landasan adalah kekuatan dua sumber hukum Islam yang terimplementasikan melalui Akhlak, bagaimana sikap saling menghargai dan menghormati atas posisi yang diamanahkannya tanpa ada rasa-merasa paling pintar, paling benar, paling berpengaruh dan lain sebagainya. Jika ini terjadi maka sinergitas dan kondusifitas dalam bekerja akan terganggu yang kemudian akan mempengaruhi ketercapaian visi misi serta tujuan yang diharapkan.

Atas dasar ini maka disinilah peranan ilmu dan akhlak menjadi barometer dalam menjalankan roda pemerintahan ataupun lembaga dan sejenisnya agar menjadi baik. Dengan ilmu, Akhlak dan proaktif yang tinggi seseorang akan bekerja bersama-sama dan saling mengisi kekurangan antar sesamanya sehingga terciptanya suasana kinerja yang penuh dengan keharmonisan, semangat, tanggung jawab, disiplin dan lainnya. Karena baik buruknya pemerintahan ataupun lembaga tergantung​ pada seberapa kuat dan solid para team struktural itu membangun, meningkatkan dan mempertahankannya untuk mencapai target yang diharapkan.
############################

Tidak ada komentar:

Posting Komentar