ANTARA ILMU DAN AKHLAK
Ketika manusia sudah mempunyai banyak ilmu, tidaklah cukup baginya untuk memimpin sebuah peradaban. Bagaimana bisa sebuah bangsa dipimpin orang yang ahli dalam bidangnya ditambah lagi ilmu agama, namun rusak dalam tingkahnya?. Karena seberapa banyak ilmu yang kita miliki namun tidak adanya kendali untuk mempergunakannya secara benar, sama saja kita berkendara tanpa ada rem hanya menunggu waktu dimana kita akan terjatuh karena tidak bisa menghentikan laju yang telah kita kendarai. Memang benar bahwa Allah akan mengangkat derajat hambanya yang beriman dan berilmu, namun perlu diingat bahwa Allah juga akan murka ketika ilmu yang telah dimiliki seorang hamba disalah gunakan dan Allah mengembalikannya pada tempat yang serendah-rendahnya.
kemudian Kami kembalikan Dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka), (surah at-Tiin: 5)
semakin banyak ilmu yang kita kenal, maka semakin mudah mengetahui siapa sebenarnya kita karena ilmu adalah wujud cermin pribadi seseorang yang bisa dilihat dirinya sendiri maupun orang lain.
Akhlak merupakan pancaran dan hiasan dari sebuah ilmu, sedangkan ilmu adalah perwujudan dari akhlak itu sendiri. Sebagus apapun kualitas ilmu manusia, ketika dia tidak berakhlak tetaplah dia dalam posisi yang rendah....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar