Kamis, 10 Mei 2018

GURU IDEAL

INSPIRASI PAGI 1 Desember 2019

3 HAL HARUS ADA PADA GURU :
1. Merubah mindset
2. Merubah gaya/performance
3. Merubah gaya kominikasi

1. Merubah Mindset
Guru dalam hal ini wajib sifatnya merubah mindset bagaimana dalam mengajar bisa secara totalitas & tidak lagi melihat dari satu sisi bahawa siswa di kelas ini masih ada yang secara kemampuan akademik rendah, tapi hal yang perlu dilakukan adalah selain mengatasi kelemahan secara akademik bagaimana guru mengamati dan mencari bakat dan minat serta nilai-nilai kebaikan yang ada pada diri siswa dan dikembangkan lagi agar menjadi sebuah karakter dalam dirinya. Kang Febri bilang kita tidak akan tahu bahawa suatu saat nasib si anak ke depan akan seperti apa ; bahagia dan sukses ataukah seperti apa.
Yang harus dilakukan oleh wali kelas dalam satu tahun itu mengamati dan membangun serta mengevaluasi apa yang dilakukan siswanya :
a. Spiritualnya
- selalu mengawasi/memonitor solat 5 waktunya
- memantau ibadah sunnahnya; rawatib, dhuha, qiyamul lail, tilawah & tahfidznya
b. Akhlaknya
- Mengamati, mengingatkan, menegur jika secara akhlak/adab/tatakrama kurang baik (di sekolah), jika di rumah minta informasi kepada wali muridnya
- Sebagai guru wajib memberikan teladan yang baik kepada siswanya (secara berpakaian, kata-kata, & prilaku)
c. Akademik
Jika ada anak yang terlambat dalam belajar, berusaha :
- membangun komunikasi dengan OTM, keadaan di lingkungan rumahnya, cara belajarnya seperti apa
- Membangun komunikasi dengan siswa tersebut, menanyakan; mengecek semangat belajarnya (ada harapan apa dan punya target apa) , kendala belajarnya, model belajarnya.
- Setelah didapat informasi segeralah bangun komunikasi dengan manajemen untuk dibahas dan dicarikan solusinya, setelah didapat solusi segera komukasikan dengan guru lain yang ada kaitannya pada mata pelajaran tertentu.

2. Merubah Gaya/Performance
Selama ini model mengajar guru hampir rata-rata dilakukan secara konvensional (tektualis, monoton, kurang bergairah, tegang, garing/minim humor). Hal ini harus dirubah secara total bagi guru-guru :
- siswa butuh kenyamanan dalam proses belajar ; tidak terpakas, tidak tegang
- siswa butuh stimulus ketika proses belajar berlangsung sehingga mereka teatap bergairah dari awal mengajar sampai jam berakhir
- siswa butuh penyegaran pengetahuan, tidak monoton materi sesuai kurikulum saja yang disampaikan tapi butuh penguatan materi dari berbagai sumber dan juga materi di luar sub pembahasan sehingga mereka memiliki pengetahuan yang luas dan juga siswa tidak merasa bosan ketika belajar karena setiap kali mengajar SELALU ADA HAL BARU yang update.

3.Merubah Gaya Komunikasi
Komunikasi ini menjadi hal yang sangat penting dalam menghasilkan apa yang kita harapkan. Termasuk juga komunikasi dengan yang dibangun di dalam dunia pendidikan agar tujuan pendidikan bisa tercapai dengan maksimal.
Maka dari itu guru harus merubah komunikasi yang sudah terjadi selama ini :
1. Komunikasi satu arah
2. Komunikasi model ceramah

Yang harus dilakukan guru dalam proses pembelajaran adalah :
1. Gunakan komunikasi 2 arah/banyak arah
Yang dimaksud komunikasi dua arah adalah keikutsertaan semua anggota kelas baik guru maupun siswa sehingga suasana di kelas itu hidup, proaktif dan tidak membosankan (dua arah anatara guru dan siswa tapi tidak melibatkan komunikasi antar siswa lain)
2. Komunikasi banyak arah
Komunikasi ini melibatkan interaksi guru dengan siswa dan siswa dengan siswa yang lainnya
3. Respec
Respec ini Saling menghargai akan membuat seseorang merasa bahwa dirinya merasa nyaman dan akan berbalik menghargai orang yang telah memberinya penghargaan.
Hal di atas juga yang tak kalah penting dalam pembahasan pendidikan.
4. Rendah hati
Sikap rendah hati seorang guru mengandung makna jika dia sangat menghargai anak didiknya. Tidak memandang rendah terhadap siswa yang dianggapnya bodoh sekalipun.

Sabtu, 10 Februari 2018

PEMIMPIN ITU SEGALANYA

PEMIMPIN ITU SEGALANYA

"""" Hal yang paling kutakuti dalam hidup adalah jika dipimpin oleh orang-orang yang tidak sidiq, amanah, tabliq, fathonah. Dan terutama dipimpin oleh orang yang tidak lebih pandai, sehingga semuanya jadi kacau. Dan kekacauan terjadi di mana-mana, dalam berbagai level.""""

Secara maknawi kalimat di atas siapapun tidak ada yang akan membantah karen ini bukanlah sekedar dongeng tapi fakta.

Pemimpin memang segalanya :
- Pusat control (mengetahui & memastikan seluruh hal yang ada berjalan dengan baik),

- Pusat pengetahuan dan pembelajar (mengetahui berbagai hal yang yang sedang dipimpinnya sehingga memiliki banyak solusi dalam menyelesaikan berbagi masalah yang terjadi berdasarkan ilmu dan referensi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan, berdampak baik dan menghasilkan yang terbaik),

- pusat teladan (ucapan, tindakan dan komitmen pimpinan dapat memberikan inspirasi dan perubahan pada bawahannya untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari, bulan dan tahun dengan bukti nyata dapat dilihat dan dirasakan oleh diri bawahan dan orang lain)

- pusat kebijakan ( tidak mudah memang siapapun itu dalam membuat dan menciptakan ""kebijakan"". Kebijakan ini seperti melepaskan anak panah dari busurnya, diperkirakan jaraknya dekat atau jauh/jangka panjang atau pendek, sasarannya apa atau siapa, mengukur kekuatan teori dan konsep agar tepat sasaran serta komitmen atau usaha apa jika sasaran tepat atau tidak tepat. Jika tepat sasaran pertahankan dan tingkatkan, jika tidak tepat usaha dan latihan apa supaya bisa tepat sasaran

- pusat spiritual (pemimpin tanpa memiliki aqidah dan pengetahuan agama yang kuat akan menjadi masalah yang besar karena spiritual ini disamping sebagai referensi utama dalam berbagai hal juga bersipat penyeimbang/penyempurna kecerdasan intelektual  dan kecerdasan emosional.
                   Serta
- pusat keberhasilan sebuah oraganisasi yang dipimpinnya (jalan tidaknya, mati hidupnya, berhasil dan berkembang tidaknya sebuah organisasi tergantung pimpinan.